Sabtu, 21 Juli 2012

Sejarah Kembang Api..




        Kembang api sudah seperti menjadi menu wajib bagi setiap peringatan hari-hari penting. Gemerlap cahaya kembang api kerap dianggap sebagai simbol kemeriahan, kebahagiaan, atau juga kemenangan. Kembang api menjadi tanda positif bagi kehidupan manusia. Keberadaannya member atmosfer ceria dalam setiap acara penting.
        Saat ini, tradisi kembang api berkembang sangat pesat di dunia Barat. Para ahli telah memodifikasi.

       
        Meski berkembang di Barat, kembang api sebenarnya berasal dari daratan Cina. Situs theoriginof.com menulis bahwa kembang api mulai dikenal pada awal abad pertama masehi. Tidak ada nama tertentu yang disebut sebagai penemunya. Saat itu, masyarakat Cina membuat kembang api dengan mencampur arang dengan belerang lalu dimasukkan bamboo. Setelah dibakar, terjadi ledakan dan semburan api. Dari sinilah cerita penemuan kembang api dan petasan bermula.

        Walaupun tidak ada bukti jelas tentang manusia penemu kembang api, masyarakat Cina punya kebiasaan untuk merayakan hari penghormatan kepada Biksu Li Tian. Tradisi ini dilangsungkan setiap tanggal 18 April. Warga Cina mempercayai bahwa Li Tian merupakan tokoh penting dalam penemuan kembang api.

        Versi lain tentang asal mula kembang api menyebutkan bahwa ‘makhluk’ tersebut ditemukan oleh bangsa India. Di wilayah ini memang tradisi penggunaan petasan dan kembang api sangat hidup untuk memeriahkan upacara pernikahan, acara keagamaan, upacara adat, dan sebagainya. Namun hingga kini Cina masih dikenal sebagai produsen utama kembang api. Wilayah Liu Yang menjadi pusat produksi kembang api di Cina.

        Tak berapa lama setelah digunakan secara massif di Cina dan India, kembang api juga digandungi masyarakat Inggris. Pada masa kekuasaan Ratu Elizabeth I, kembang api banyak digunakan dalam upacara kerajaan. Sang ratu menyebut Raja James II sebagai raja kembang api.

        Meski menawarkan gemerlap, penggunaan kembang api juga menyimpan bahaya. Tragedi terbesar dalam sejarah penggunaan kembang api terjadi pada upacara pernikahan Raja Louis XVI dengan Antoinette pada 16 Mei 1770. Ledakan kembang api yang tak terkendali menjadikan sekitar 800 orang tewas.

        Saat ini, produksi dan distribusi kembang api telah melahirkan keterampilan baru bernama pyrotechnics. Keahlian ini merupakan gabungan dari pelajaran kimia dan fisika. Teknik ini dipelajari untuk menjadikan produksi dan distribusi kembang api menjadi tidak membahayakan manusia. Pyrotechnics Guild International Inc menjadi salah satu lembaga terkemuka yang menyelenggarakan kursus memproduksi dan mendistribusikan kembang api secara aman.

Jumat, 20 Juli 2012

Nama-Nama Malaikat Dan Tugas-Tugasnya


  Nama-nama Malaikat dan Tugas-tugasnya

  Allah Ta’ala berfirman,

        “Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebaikan, akan tetapi sesungguhnya kebaikan itu ialah beriman kepada Allah, Hari Kemudian, malaikat-malaikat, nabi-nabi …” (QS. Al Baqarah : 177)
        “Barangsiapa kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan Hari Kemudian, maka orang itu telah sesat sejauh-jauhnya” (QS. An Nisaa’ : 136)
        Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda ketika Jibril bertanya kepada beliau tentang iman,
        “Hendaklah kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir dan beriman kepada takdir baik dan buruk-Nya” (HR. Muslim no. 8, dari Umar bin Khaththab radhiyallaHu ‘anHu)

Dalam hadits shahih yang lain Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda,
        “Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api dan Adam diciptakan dari apa yang telah diciptakan kepada kalian” (HR. Muslim no. 2996, dari ‘Aisyah radhiyallaHu ‘anHa)
Berikut ini nama beberapat malaikat-malaikat Allah Ta’ala beserta tugas-tugasnya :

1. Jibril
        Adalah malaikat yang diberikan amanat untuk menyampaikan wahyu, turun membawa petunjuk kepada Rasul agar disampaikan kepada umat. Allah Ta’ala berfirman,
“Dan sungguh dia (Muhammad) telah melihatnya (Jibril) di ufuk yang terang” (QS. At Takwiir : 23)
Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda,
“Aku melihatnya (Jibril) turun dari langit, tubuhnya yang besar menutupi antara langit sampai bumi” (HR. Muslim no. 177, dari ‘Aisyah radhiyallaHu ‘anHa)
Abdullah bin Mas’ud radhiyallaHu ‘anHu menjelaskan bahwa Nabi Muhammad ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam melihat jibril memiliki enam ratus sayap (HR. al Bukhari no. 4857)

2. Mika-il

        Dialah yang diserahi tugas mengatur hujan dan tumbuh-tumbuhan dimana semua rizki di dunia ini berkaitan erat dengan keduanya. Terdapat penyebutan Jibril dan Mika-il secara bersamaan dalam satu ayat, Allah Ta’ala berfirman,
“Barangsiapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mika-il, maka sesungguhnya Allah musuh bagi orang-orang kafir” (QS. Al Baqarah : 98)

3. Israfil
        Dia diserahi tugas meniup sangkakala atas perintah Rabb-nya dengan tiga kali tiupan. Pertama adalah tiupan keterkejutan, tiupan kedua adalah tiupan kematian dan tiupan ketiga adalah tiupan kebangkitan.

4. Malik
Dia adalah penjaga neraka. Allah Ta’ala berfirman,
        “Mereka berseru, ‘Hai Malik, biarlah Rabb-mu membunuh kami saja’. Dia menjawab, ‘Kamu akan tetap tinggal (di Neraka ini)’. Sesungguhnya Kami telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan diantara kamu benci kepada kebenaran itu” (QS. Az Zukruf : 77-78)

5. Ridhwan
        Dia adalah penjaga Surga. Ada sebagian hadits yang dengan jelas menyebutkan dirinya (al Bidaayah wan Nihaayah I/45)

6, 7. Munkar dan Nakir
        Terdapat penyebutan dengan mereka di dalam hadits Abu Hurairah radhiyallaHu ‘anHu, Rasulullah ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam bersabda,
        “Tatkala orang yang mati telah dikubur, datanglah kepadanya dua malaikat yang hitam kebiruan, salah satu diantara keduanya dinamakan Munkar dan yang lainnya dinamakan Nakir” (HR. at Tirmidzi, dihasankan oleh Syaikh al Albani dalam Shahiih Sunan at Tirmidzi no. 856)

8, 9. Harut dan Marut
        Keduanya termasuk malaikat yang namanya tertulis di dalam al Qur’an. Allah Ta’ala berfirman,
        “Padahal Sulaiman tidak kafir (mengerjakan sihir), hanya syaithan-syaithan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut” (QS. Al Baqarah : 102)

10. Ar Ra’d
Malaikat ini bertugas mengatur awan. Ibnu Abbas radhiyallaHu ‘anHu berkata,
        “Orang-orang Yahudi datang menemui Nabi, lalu mereka bertanya, ‘Wahai Abul Qasim, kami akan bertanya kepadamu tentang beberapa hal. Jika engkau menjawabnya maka kami akan mengikuti, mempercayai dan beriman kepadamu’.
        Mereka bertanya, ‘Beritahukan kepada kami tentang ar Ra’d, apakah itu ?’. Beliau menjawab, ‘Salah satu malaikat yang diserahi tugas untuk mengatur awan’” (HR. an Nasai, dihasankan oleh Syaikh al Albani dalam ash Shahihah no. 1872)

11. ‘Izra-il
        Penamaannya dengan malaikat maut tidak disebutkan dengan jelas di dalam al Qur’an maupun hadits-hadits yang shahih. Adapun penamaan dirinya dengan ‘Izrail terdapat di sebagian atsar. WallaHu a’lam. (al Bidaayah wan Nihaayah I/42)

12, 13. Raqib dan ‘Atid
        Sebagian ulama menjelaskan bahwa diantara malaikat ada yang benama Raqib dan ‘Atid. Allah Ta’ala berfirman,
        “Maa yalfizhu min qaulin illaa ladayHi raqiibun ‘atiidun” yang artinya “Tidak suatu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (QS. Qaaf : 18)


My Sister ( ILMI NOVIA )